RESUME PENGERTIAN PENDIDIKAN DAN UNSUR-UNSUR PENDIDIKAN

 

RESUME MATA KULIAH PENGANTAR PENDIDIKAN

 

DOSEN PENGAMPU

PROFESOR, Dr. Hj ROHANA, SPd,M.Pd

 

Nama : Risma

Kelas : BC21.1

Nim : 210407510004

 

 

A.     Pengertian pendidikan

         Secara luas pendidikan adalah segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup. Secara sempit pendidikan adalah pengajaran yang diselenggaraka di sekolah sebagai lembaga pendidikan formal, segala pengaruh yang diupayakan  sekolah terhadap anak dan remaja yang diserahkan kepadanya agar mempunyai kemampuan yang sempurna dan kesadaran penuh terhadap hubungan-hubungan dan tugas-tugas sosial mereka.

 

       Pedidikan menurut para ahli

1.      Plato (filosof Yunani yang hidup dari tahun 429 SM-346 M) mengataka bahwa: “pemdidikan itu ialah membantu perkembangan masing-masing dari jasmani dan akal dengan sesuatu yang memungkinkan tercapainya kesempurnaan.”

2.      Jean-jacques rousseau (filosof Swiss 1712-1778) menurutnya: “pendidikan adalah memberi kita perbekalan yang tidak ada pada masa kanak-kanak, tetapi kita membutukannya diwaktu dewasa.”

3.      Thompson  “pendidikan adalah pengaruh lingkungan terhadap individu untuk menghasilkan perubahan-perubahan yag tetap dalam kebiasaan perilaku, pikiran, dan sifatnya.

 

B.      Unsur-unsur pendidikan

       Unsur-unsur pendidika antara lain : tujuan pndidikan, peserta didik, pendidik, interaksi edukatif, materi pendidikan, alat dan metode pendidikan, dan lingkungan pendidikan. Unsur-unsur pendidikan adalah hal yang saling terkait satu sama lain.

       Berikut adalah penjelasan dari masing-masing unsur pendidikan yag diambil dari undang-undang no.20 tahun sisdiknas:

1.      Peserta didik

Peserta didik berstatus sebagai subyek didik. Ciri khas peserta didik yang perlu dipahami ialah: individu yang memiliki potensi fisik dan psikis yang khas, sehingga merupakan insan yang unik. Peserta didik merupakan orang yang berusaha mengembangkan potensidiri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu.

2.      Orang yang pembimbing (pedidik)

Pendidik ialah orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan dengan sasaran peserta didik. Pendidik adalah pengajar yang mengajar peserta didik dalam suatu pembelajaran.

3.      Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif)

Interaksi edukatif pada dasarnya adalah komunikasi timbal balik antara peserta didik denganpenddik yang terarahkepada tujuan pendidikan. Pencapaian tujuan pendidikan secara optimal dapat ditempuh melalui proses berkomunikassi intensif dengan manipulasiisi, metode, serta alat-alat pendidikan.

4.      Tujuan pendidikan

Secara umum dan secara yudiris, tertuang dalam udang-undang sisdiknas bahwa tujuan pendidikan adalah untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,kreatif dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Tujuan pendidikan menurut Elfachmi (2015:16) menjelaskan bahwa tujuan pendidikan adalah memuat gambaran tentang nilai-nilai yang baik, luhur, pantas, benar, dan indah untuk kehidupan, oleh karena itu tujuan pendidikan memiliki dua fingsi: 1) Memberikan arahan segenap kegiatan pendidikan, 2)Sebagai sesuatu yang ingin dicapai oleh segenap kegiatan pendidikan.

5.      Materi/isi pendidikan

Isi pendidikan / materi pendidikan merupakan materi-materi yang diajarkan dalam proses pembelajaran yang bertujuan agar peserta didiksecara aktif mengembangkan potensi dirinya untu memiliki kekuatan spiritual keagmaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara ke arah yang lebih baik lagi.

6.      Alat dan metode

Alat yang dimaksud disini adalah berbagai alat dan medi pembelajaran yang dapat menyokong hingga mengembngkan pembelajaran menji lebih kondusif dan efesian dalam pelaksanaanya alat dapat sederhana spidol dan papan ulis, proyektor umtuk menampilkan media pembelajaran slide show presentasi, hinggs ke media pmbelajaran berbasis TIK.

Sementara it,  metode adalah kerangka kerja atau langkah-langkah yag disiapkan untuk menyajikan pendidikan agar lebih efektif dan efisien dalam tujuan tertentu. Misalnya, metode ceramah dapat digunakan untuk mengajarkan pembelajaran teori.

 

Alat pendidikan dibedakan atas yang preventif dan yang kuratif.

1.Yang bersifat preventif, yaitu yang bermaksud mencegah terjadinya hal-hal yang tidak dikehendaki misalnya larangan, pembatasan, peringatan bahkan juga hukuman.

2.Yang bersifat kuratif, yaitu yang bermaksud memperbaiki, misalnya ajakan, contoh, nasihat, dorongan, pemberian kepercayaan, saran penjelasan, bahkan juga hukuman.

 

 

C.      Pelaksanaan pendidikan

1.  fugsi pendidikan

          Danim (2010,hlm.45) menjelaskan fungsi pendidikan sesungguhnya adalah membangun manusia yang beriman, cerdas, koompetitif, dan bermartabat. Selain itu pendidikan mempunyai fungsispesifik untuk tujun dan kebutuhan yang spesifik pula, yaitu :

1)   Menyiapkan sebagai manusia yang berbudi

2)   Menyiapkan tenaga kerja

3)   Menyiapkan warga negara yang baik

 

2. kegiatan pendidikan

     a) kegiatan manusiawi, yaitu pendidikan membuat manusia membuka diri terhadap dunia.

     b) Tindakan edukatif, yaitu individu membaktikan diri dan setia pada nilai yang diyakini.

     c) Tindakan didaktis, tertuju pada proses pengajara dan bjek pembelajaran, secara lebih khusus adalah proses pengajaran dalam lembaga pendidikan.

 

3. proses pendidikan

     a) Mobilisasi semua komponen pendidikn oleh pendidik unuk mencapi tujuan pendidikan.

     b) Proses sangat menentukan kualitas hasil pencapai tujuan pendidikan

     c) Kualitas: komponen & pengelolaan

     d) Tujuan utama pengelolaan pendidikan yaitu perjadinya proses belajar dan pengalaman belajar yang optimal.

 

4. Manfaat pendidikan

          Manfaat pendidikan menurut Elfachmi (2015, hlm.16)adalah sebgai berikut:

1)   Mendapatkan ilmu yang akan dibutuhka untuk masa depan.

2)   Belajar di luar sekolah bisa menambah wawasan yang lebih luas.

3)   Melalui ilmu dan wawasan yang lebih luas, kita dapat meraih cita-cita yang kita impikan

4)   Menjadi manusia memiliki budi pekerti yang luhu sesuai dengan pegertian dan tujua pendidikan

 

5. Jalur pendidikan

Menurut Triwiyanti (2015,hlm.24) jalur pendidikan terdiri dari:

a)   Pendidikan formal, adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri dari: pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.

b)   Pendidikan nonformal, adalah jalur pendidikan diluar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara tertruktur dan berjenjang.

c)    Pendidikan informal, adalah jalur pendidikaan diluar institusi formal yang melibatkan kelarga, teman, dan lingkungan peserta didik.

 

6. Jenjang pendidikan

        Jenjang pendidikan adalah tahapan yang ditetapkan berdassarkan tingkat perkembangan peserta didik dan kelengkapan dan kedalaman filum yang diajarkan. Menurut Tirtaraharja dan Sulo (2012,hlm.268) jenjang pendidikan meliputi:

a)      Jenjang pendidikan dasar, diselenggarakan untuk memberikan pengetahuan dasar yang diperlukan untuk hidup dan bermasyarakat dari segi sikap, pengetahuan,dan keteranpilan

b)      Jenjang pendidikan menengah, adalh lamjutan dan pengembangan dari pendidikan dasar. Pendidikan ini berfungsi untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.

c)      Jenjang pendidikan tinggi, adalah tingkat lanjutan dari pendidikan menengah.

d)      Jenis pendidikan adalah kelompok pendidika yang yang didasarkan pada kekhususan tujua dari penddikan.

e)      Pendidikan umum adalah pendidikan yang mengutamakan perluasan pengetahuan dan keterampilan peserta didik denagn kekhususan yang diwujudkan pada tingkat-tingkat akhir masa pendidikan.

f)       Pendidikan kejuruan adalah pendidikan yang mempersiapkan peserta didik bekerja pada bidaang pekerjaan tertentu, seperti bidang teknik, tata boga, dan busana.

g)      Pendidikan kedinasan merupakan pendidikan khusus yang diselenggarakan untuk menungkatkan kemampuan dalam pelaksanaankedinasan bagi calon pegwai suatu departemen pemerintahan atau lembaga anak tuna netraa.

h)      Pendidikan luar biasa merupkan pendidikan khusus yang diselenggarakan untuk peserta didik yang menyandang kelainan fisik dan/ mental.

i)        Pendidikan keagmaan merupakan pendidikan khusus yang mempersipkan peserta didik untuk dapat melaksanakan peranan yang menuntut penguasaan pengetahuan khusus tentang ajaran agama.

 

7. pemecahan masalah pendidikan secara sistematik

a) cara memandang sistem perubahan, cara memandang suatu status dari komponen menjadi sisteem atau sebaliknya suatu sistem menjadi komponen dari sister yang lebih besar.

b) masalah berjenjang, semua masalah tersebut satu sama lain saling berkaitan dalam hubungan sebab akibat, alternatif masalah, dan latar belakang masalah.

c) analisis sistem pendidikan, penggunaan analisis sistem dalam pendidikaan dimaksudkan untuk mencapai tujuan pendidikan dengan cara yang efesien dan efektif.

d) saling hubungang antar komponen, komponen-komponen yang baik menunjang terbentuknya suatu sistem yang baik.tetapi komponen yang baik saja belu menjamin tercapainya tujuan sistem secara optimal.

e)hubungan sistem dengan suprasistem, dalam ruang lingkuap besar terlihaat pula sistem yang saling berhubungan dengan sistem lain.

 

SOAL DAN JAWABAN TENTANG PENGANTAR PENDIDIKAN

1.       Jelaskan pengertian pendidikan secara luas dan secara sempit !

Jawab: Secara luas pendidikan adalah segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup. Secara sempit pendidikan adalah pengajaran yang diselenggaraka di sekolah sebagai lembaga pendidikan formal, segala pengaruh yang diupayakan  sekolah terhadap anak dan remaja yang diserahkan kepadanya agar mempunyai kemampuan yang sempurna dan kesadaran penuh terhadap hubungan-hubungan dan tugas-tugas sosial mereka.

2.       Jelaskan pengertian pendidikan menurut Mj.langeveld !

Jawab: pendidikan adalah bimbigan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasakepada perkembangan anak untuk mencapai kedewasaanya dengan tujuan agar anak cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiritidak dengan bantuan orang lain.

3.       Dalam menentukan tujuan pendidikan ada beberapa nilai yang perlu diperhatikan, seperti yang dikemukakan oleh Hummel (1977 : 39). Jelaskan nilai tersebut !

Jawab: a) Autonomy yaitu memberikan kesadaran, pengetahua dan kemmpuan secara maksimum kepada individu maupun kelopmpok untuk dapat mandiri dan hidup bersama dlam kehidupan yang lebih baik.

b) Equity (keadilan) yang berarti bahwa masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam kehidupan berbudaya dan kehidupan ekonomi dengan memberikannya pendidikan dasar yang sama.

C) Survival yang berarti bahwa dengan pendidikan akan menjamin pewarisan kebudayaan dari satu generasi kepada generasi berikutnya.

4.       Tuliskan unsur-unsur pendidikan yang sering disinggung oleh para ahli!

Jawab:

a)      Subyek yang dibimbing (peserta didik)

b)      Orang yang membimbing (pendidik)

c)      Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif)

d)      Ke arah mana bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan)

e)      Pengaruh yang diberikan dalam bimbingan (materi pendidikan)

f)       Cara yang digunkan dalam bimbingan (alat dan metode)

g)      Tempat dimana peristiwa bimbingan berlangsung (lingkungan pendidikan)

5.       Apa yang dimaksud dengan pendidik, mendidik dan dididik !

Jawab: a) pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, dan sebutan lain yang sesuai denngan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan.

b) Mendidik adalah usaha yang lebih ditujukan kepada pengembangan budi pekerti, kecintaan, semangat, rasa kesusilaan, dan ketakwaan melalui proses menyampaikan nilai-nilai agar peserta didik menpunyai kecakapan yang lebih baik.

c) peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui prosess pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang dan jenis pendidikan tertentu.

6.       Tulisakan manfaat pendidikan menurut Elfachmi (2015, hlm.16) !

Jawab:

1.      Mendapatka ilmu yang akan dibutuhkan untuk masa depan.

2.      Belajar di luar sekolah bisa menambah wawasan yang lebih luas.

3.      Melalui ilmu dan wawasa yang lebih luas, kita dapat meraih cita-cita yang kita impikan.

4.      Menjadi manusia memiliki budi pekerti yang luhu sesuai dengan pegertian dan tujuan pendidikan.

7.       Alat pendidikan dibedakan atas yang preventif dan yang kuratif. Jelaskan kedua alat pendidikan teresbut!

Jawab:

1)      Yang bersifat preventif, yaitu bermaksud mencegah terjadinya hal-hal yang tidak dikehendaki misanya larangan, pembatasan, peringatan bahkan juga hukuman.

2)      Yang bersifat kuratif, yang bermaksud memperbaiki, misalnya ajakan, contoh, nasihat, dorongan, pemberian kepercayaan, saran penjelasan bahkan juga hukuman.

8.       Umumnya terdapat 4 jenjang tujuan didalamnya terdapat tujuan antara, yaitu tujuan umum, tujuan trdisional, tujuan kurikuler dan tujuan instruksional. Jelaskan yang dimaksud dengan tujuan kurikuler !

Jawab: Tujuan kurikuler yaitu tujuan bidang studi atau tujuan mata pelajaran. Misanya IPA, IPA atau Matematika. Setiap lembaga pendidikan untuk mencapai tujuan instusionalnya menggunakan kurikulum.

9.       Jelaskan konsep dasar pendidikan!

Jawab:

a)      Pendidikan berlansung seumur hidup.

b)      Tanggung jawab pendidikan merupakan tanggung jawab bersama aantara keluarga, masyarakat dan pemerintah.

c)      Pendidikan merupakan suatu keharusan, karena dengan pendidikan mnusia akan memiliki kemampuan dan kepribadian yang berkembang.

10.   Tuliskan kaitan antara pengajaran dan pendidikan!

Jawab:

a)       Pengajaran dan pendidikan dapat dibedakan, tetapi tidak dipisahkan satu sama lain.

b)      Pembedaan dulakukan hanya untuk kepentingan analisis agar masing-masing dapat dipahami lebih baik.

c)      Pendidikan modern lebih cenderung mengutamakan pendidikan, sebab pendidikan membentuk wadah, sedangkan pengajaran mengusahakn isinya. Wadah harus menetap meskipun isi bervariasi dan berubah.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME LINGKUNGAN PENDIDIKAN DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER

RESUME KONSEP DASAR PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH